Berita Direktorat Bina Investasi Infrastruktur

Market Sounding Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api Palembang, 27-28 Februari 2017

Selasa, 28 February 2017

Direktorat Bina Investasi Infrastruktur sebagai Simpul KPBU berfungsi untuk memfasilitasi proyek-proyek Investasi Infrastruktur. Adanya perubahan paradigma Investasi Infrastruktur, tidak lagi bergantung pada Investasi APBN dan APBD, namun juga harus melibatkan peran serta swasta. Salah satu pengembangan prioritas di Sumatera ialah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api yang terletak di Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan. Area seluas 2.300 hektare ini rencananya akan dikelola oleh perusahaan joint venture antara Pemprov Sumsel melalui BUMD dan PT Hutama Karya (Persero). Pemerintah sudah menetapkan Kawasan Industri (KI) maupun KEK baru di Sumatera, yakni KEK Sei Mangke dan KI Kuala Tanjung di Sumatera Utara, serta KEK Tanjung Api-Api. Untuk mempermudah aksesibilitas, dari Tanjung Api-api ke Palembang akan dibangun tol sepanjang 70 km. Jalan bebas hambatan ini akan terintergasi dengan rencana Tol Trans Sumatera sepanjang 2.770 km. Sumber dana bisa dari pinjaman Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), dana repatriasi tax amnesty, perbankan, dan sisa blue book Kementerian PUPR (Backlog Investasi Infrastruktur PUPR sebesar Rp. 626 Trilyun).

Untuk itu diselenggarakanlah acara "Market Sounding Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api" yang mengadirkan para pakar dimasing-masing bidangnya juga dinas terkait antara lain, Ir. Ruslan Bari, M.T. selaku Kepala Dinas BP3MD Provinsi Sumatera Selatan, Regina Ariyanti, S.T. perwakilan dari Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, serta dari sektor swasta diwakili oleh ETS Putra selaku CEO PT. Sriwijaya Tanjung Carat. Pada sesi diskusi dan tanya jawab, Syaiful Bahri (PT. Indocool Internasional) "akan mendukung 2 x 300 MW di KEK Tanjung Api-Api, sudah ada ijin prinsip dari BP3MD dan kesepakatan dengan PT. PLN. KEK Tanjung Api-Api sudah diikat melalui Keputusan Presiden, sangat disayangkan apabila tidak jadi", direspon oleh Putra dan Regina, "Yang dicari saat ini adalah Pengelola KEK Tanjung Api-Api siapa? STC? Pemda? atau Pihak Lain? Sangat baik apabila ada pembangunan Power Plant di KEK Tanjung Api-Api, namun kapasitas yang ditawarkan masih cukup kecil. Pihak mana sangat serius yang akan mengerjakan gambar dari proyek-proyek di KEK Tanjung Api-Api tersebut.

Diperlukan keterbukaan dan transparansi antar para pemangku kepentingan dan regulasi yang mempermudah dalam perijinan untuk berinvestasi.